Sunday, May 17, 2020

BEBERAPA TIPE ORANG YANG DIBENCI OLEH ALLAH SWT!



Orang-orang yang Dilaknat Allah

✍ Sayyidina Ali bin Abi Thalib dikenal sebagai seorang sahabat yang cerdas. Ia kerap kali menjadi rujukan jika para sahabat mendapati persoalan. Kecerdasannya tidak diragukan lagi manakala Rasulullah memberikan testimoni langsung tentang hal itu. Kata Rasulullah, dirinya adalah gudangnya ilmu, sementara Sayyidina Ali bin Abi Thalib adalah kunci atau pintunya ilmu.

๐Ÿ‘‰ Sayyidina Ali bin Abi Thalib masuk Islam ketika usianya sepuluh tahun. Hal itu menjadikannya sebagai orang yang pertama kali memeluk Islam dari kalangan anak-anak. Selain menjadi umat Rasulullah di masa-masa awal perjuangan Islam, Sayyidina Ali bin Abi Thalib adalah sepupu Rasulullah. Kondisi itu menjadikan Sayyidina Ali sering bersama dan berinteraksi dengan Rasulullah. Bahkan ketika Rasulullah hendak dikepung dan hendak dibunuh oleh para elit kaum musyrik Makkah, Sayyidina Ali lah yang menggantikan posisi Rasulullah di dalam rumahnya. Hal ini menjadi ‘keuntungan’ tersendiri bagi Sayyidina Ali. ☘

๐Ÿ‘‰ Dekat dengan Rasulullah membuat Sayyidina Ali mendapatkan banyak informasi, terutama yang berkaitan dengan risalah kenabian. Maka tidak heran jika ada sahabat yang bertanya kepada Sayyidina Ali tentang suatu hal. Hingga ada salah seorang sahabat yang ‘penasaran’ dengan Sayyidina Ali. Maksudnya, sahabat tersebut penasaran kalau-kalau ada pesan dari Rasulullah yang hanya diperuntukkan atau dikhususkan untuk Sayyidina Ali.

๐Ÿ‘‰ “Wahai Amirul Mukminin! Pesan Rasulullah saw. apakah yang hanya dirahasiakan dan dikhususkan kepadanya?” tanya sahabat tersebut. Sayyidina Ali menjawab kalau tidak ada pesan khusus untuknya dari Rasulullah, sebagaimana yang ditanyakan sahabat tersebut. Namun kata Sayyidina Ali, Rasulullah memberitahukan kepadanya tentang empat orang yang dilaknat Allah, sebagaimana hadis Riwayat Muslim dari Abu Thufail Amir bin Watsilah. Yaitu :

๐Ÿ‘‰ Pertama, Allah melaknat orang yang melaknat kedua orang tuanya. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda bahwa ridho Allah itu ada pada ridho orang tua dan murka Allah itu juga ada pada murka orang tua. Dalam hadis lain, riwayat Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Amr bin Ash, Rasulullah menyebut kalau melaknat kedua orang tua termasuk dari dosa-dosa paling besar.

๐Ÿ‘‰ Kedua, Allah melaknat orang yang menyembelih hewan dengan menyebut nama selain Allah. Selain membuat Allah melaknat, menyembelih hewan dengan tidak menyebut nama Allah membuat hewan tersebut menjadi haram dikonsumsi.

๐Ÿ‘‰ Ketiga, Allah melaknat orang yang melindungi pendusta. Allah juga akan murka kepada seseorang yang melindungi pelaku kriminal, pencuri, dan pendusta.

๐Ÿ‘‰ Keempat, Allah melaknat orang-orang yang mengubah batas tanah. Selain dilaknat, orang-orang yang mengambil tanah orang lain secara zalim juga akan mendapatkan siksaan yang pedih di akhirat kelak. Sesuai hadis Rasulullah, jenis orang keempat ini akan disiksa dengan dikalungkan padanya tujuh lapis bumi akibat mengubah batas tanah atau mengambil tanah orang lain secara zalim.


BERSYUKURLAH MAKA BERTAMBAH!



Menggapai Karunia Berlimpah.

 ✍ Alkisah, Imam Hasan al-Basri kedatangan tiga kelompok tamu. Kelompok pertama mengadukan perihal kekeringan. Kelompok kedua perihal berkurangnya rezeki serta harta. Kelompok ketiga karena belum hadirnya keturunan. Imam Hasan al-Basri menjawab semua permohonan tersebut dengan surat Nuh ayat 10 sampai 12 yang memerintahkan kita untuk beristigfar atau memohon ampunan.

 ✍ ''Maka, aku katakan kepada mereka, 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha pengampun'. Niscaya Dia akan mengirim hujan kepadamu dengan lebat. Dan, membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.''

 ✍ Ada empat keutamaan istighfar yang terkandung dalam tiga ayat di surat Nuh ini.

Pertama, orang yang rajin beristigfar tidak akan mengalami kekeringan. Allah swt mengirimi mereka hujan yang lebat, yang tidak menimbulkan banjir, tapi justru menambah sumber air.

Kedua, dengan beristigfar, Allah swt akan mengucuri banyak harta kepada kita. Ketiga, Allah swt akan memberikan keturunan. Keempat, Allah swt akan memberikan kepada kita kebun dan sungai-sungai dengan pemandangan alam yang sangat indah.

 ๐Ÿ‘‰ Beristighfar, dapat dijelaskan dengan sebuah alur logika sebab-akibat yang kuat. Pertama, beristigfar 'memaksa' kita untuk melakukan evaluasi dan introspeksi. Faktanya, orang yang berani mengevaluasi dirinya, insya Allah, akan menemukan penyebab berbagai masalah. Tentu, sekaligus bersama dengan solusinya.

 ๐Ÿ‘‰ Sebagai contoh, kekeringan terjadi mungkin akibat siklus ekologi yang terganggu. Kondisi kesulitan harta, mungkin akibat kita belum maksimal mencarinya, kurang cerdas, atau prosesnya tidak halal. Belum hadirnya anak, mungkin karena adanya gangguan kesehatan, stres, atau faktor genetika.

 Kedua, istighfar mengandung komitmen untuk berubah ke arah yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan. Beristigfar mengundang komitmen untuk melaksanakan perbaikan dan mencoba sampai berhasil. Tanpa komitmen, istighfar dan bertobat dianggap tidak sah. Oleh karena itu, mari perbanyak istighfar mohon ampun pada Allah di keheningan malam salat tahajud kita.


SHALAT LAIL SALAH SATU JALAN PINTAS KE SYURGA



Menggapai Surga dengan Salat Lail

 ๐Ÿ‘‰Ketika ada orang yang bertanya kepada kita, bagaimana jalan untuk menggapai surga, tentu kita akan menjawabnya sesuai dengan tuntunan Rasulullah Nabi Muhammad saw. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ini :

 

ุฃَูْุดُูˆุง ุงู„ุณَّู„َุงู…َ، ูˆَุฃَุทْุนِู…ُูˆุง ุงู„ุทَّุนَุงู…َ، ูˆَุตِู„ُูˆุง ุงู„ْุฃَุฑْุญَุงู…َ، ูˆَุตَู„ُّูˆุง ุงู„ู„ูŠู„ ูˆَุงู„ู†َّุงุณُ ู†ِูŠَุงู…ٌ ุชَุฏْุฎُู„ُูˆุง ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ุจِุณَู„َุงู…ٍ

 

Artinya: Sebarkan kedamaian, berikan makanan, bersilaturrahimlah, shalatlah ketika orang-orang tidur, engkau akan masuk surga dengan damai.

 

Pertama, orang yang menebarkan salam, perdamaian dan kasih sayang.

 

✍ Imam an-Nawawi dalam Syarah Sahih Muslim menjelaskan bahwa ucapan salam tidak sekadar kata-kata, namun mengandung arti menebarkan perdamaian, kasih sayang dan kerukunan terhadap sesama, baik kepada keluarga, tetangga, maupun terhadap sesama Muslim. Hadis tersebut memberikan pelajaran kepada kita bahwa tidak diperkenankan bagi seorang Muslim untuk membenci dan menghujat sesama Muslim, menyebarkan permusuhan, menebarkan ujaran kebencian dan memutuskan tali persaudaraan.

 

Kedua,  memberikan makanan. Selain kita diwajibkan untuk mengeluarkan nafkah untuk keluarga, atau mengeluarkan zakat atas harta, Nabi menganjurkan kepada kita untuk bersedekah, terutama bagi orang-orang yang membutuhkan.

 

๐Ÿ‘‰ Sebagaimana riwayat Imam Turmudzi dalam sunan Turmudzi Juz 3 halaman 407 disebutkan:

 

ุงู„ุณَّุฎِูŠُّ ู‚َุฑِูŠุจٌ ู…ِู†َ ุงู„ู„َّู‡ِ ู‚َุฑِูŠุจٌ ู…ِู†َ ุงู„ุฌَู†َّุฉِ ู‚َุฑِูŠุจٌ ู…ِู†َ ุงู„ู†َّุงุณِ ุจَุนِูŠุฏٌ ู…ِู†َ ุงู„ู†َّุงุฑِ

 

Artinya: “Orang dermawan itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia, dan jauh dari neraka.”

 

๐Ÿ‘‰ Sikap dermawan tumbuh dari penghayatan seseorang tentang iman dan tauhid kepada Allah swt. Sehingga muncul sikap tawakkal dan berserah diri kepada Allah, secara otomatis muncul sikap percaya bahwa Allah adalah pemberi rezeki. Seorang dermawan yakin bahwa orang berbuat baik dengan mensedekahkan sebagian hartanya, Allah pasti akan menggantinya sepuluh kali lipat kebaikan.

 

Ketiga, menjalin silaturrahim dan persaudaraan, walaupun hanya dengan ucapan salam.

 

✍ Dalam sebuah riwayat Imam Hakim dalam Kitab Mustadrok Ala Shohihain Juz 2 halaman 563, dengan sanad yang shahih Nabi bersabda:

 

ุซَู„َุงุซٌ ู…َู†ْ ูƒُู†َّ ูِูŠู‡ِ ุญَุงุณَุจَู‡ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุญِุณَุงุจًุง ูŠَุณِูŠุฑًุง ูˆَุฃَุฏْุฎَู„َู‡ُ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ุจِุฑَุญْู…َุชِู‡ِ ู‚َุงู„ُูˆุง: ู„ِู…َู†ْ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ؟ ู‚َุงู„َ: ุชُุนْุทِูŠ ู…َู†ْ ุญَุฑَู…َูƒَ، ูˆَุชَุนْูُูˆ ุนَู…َّู†ْ ุธَู„َู…َูƒَ، ูˆَุชَุตِู„ُ ู…َู†ْ ู‚َุทَุนَูƒَ» ู‚َุงู„َ: ูَุฅِุฐَุง ูَุนَู„ْุชُ ุฐَู„ِูƒَ، ูَู…َุง ู„ِูŠ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ِ؟ ู‚َุงู„َ: ุฃَู†ْ ุชُุญَุงุณَุจَ ุญِุณَุงุจًุง ูŠَุณِูŠุฑًุง ูˆَูŠُุฏْุฎِู„َูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ุจِุฑَุญْู…َุชِู‡ِ

 

Artinya: "Tiga hal yang menjadikan seseorang akan dihisab Allah dengan mudah dan akan dimasukkan ke surga dengan Rahmat-Nya. Sahabat bertanya, bagi siapa itu wahai Rasulullah saw? Nabi bersabda: Engkau memberi orang yang menghalangimu, engkau memaafkan orang yang mendzalimimu, dan engkau menjalin persaudaraan dengan orang yang memutuskan silaturrahim denganmu. Sahabat bertanya, jika saya melakukannya, apa yang saya dapat wahai Rasulullah saw? Nabi bersabda: engkau akan dihisab dengan hisab yang ringan dan Allah akan memasukkanmu ke surga dengan rahmat-Nya."

 

Keempat, menjalankan salat malam ketika banyak orang telah tidur terlelap.

 

๐Ÿ‘‰ Salat malam menjadi salat yang spesial karena dilakukan di waktu banyak orang beristirahat dan lalai dari berdzikir kepada Allah swt Salat malam juga menjadi indikasi seseorang jauh dari riya’ dan pamer dalam beribadah, karena di waktu ini banyak orang beristirahat. Nabi juga bersabda: “Seutama-utama puasa setelah ramadhan adalah puasa di bulan Muharram, dan seutama-utama salat sesudah salat wajib adalah salat malam.” (HR. Muslim No. 1163)

 

๐Ÿ‘‰ Jika kita konsisten dan istiqamah dengan anjuran Nabi tersebut, Allah akan memberikan kita pertolongan untuk mengerjakan kebaikan dan menjauhi perbuatan yang kurang menyenangkan, sehingga di akhir hayat kita mendapatkan kematian yang husnul khotimah. Allรขhumma ร‚mรฎn.


SUJUD ADALAH KEADAAN PALING DEKAT DENGAN ALLAH




Sujudmu Mengangkat Derajatmu

✍ Seseorang harus mengetahui dalam posisi manakah ia paling dekat dengan Allah swt. Sehingga ia bisa menggunakan kesempatan tersebut untuk berdoa dan memohon ampun kepada-Nya. Dalam hadis ini Rasulullah saw telah mengungkapkan bahwa posisi seseorang yang paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia dalam keadaan sujud.

๐Ÿ‘‰ Dalam Hadis Sahih Muslim, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda: “Saat paling dekat seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sedang sujud. Oleh karena itu, perbanyaklah berdoa (sewaktu sujud).

✍ Masing-masing amalan memiliki keutamaan sendiri. Begitu juga saat seseorang bersujud kepada Allah swt, adalah sebuah keutamaan yang tidak dimiliki oleh amalan lainnya. Disebutkan dalam sebuah hadis dari Imam Muslim, bahwa Ma'dan bin Abu Thalhah al-Ya'muri berkata, “Aku berjumpa dengan Tsauban (Maulah Rasulullah saw), dan kukatakan (padanya), ‘Beritahu kepadaku tentang sesuatu amal yang harus aku lakukan agar Allah swt memasukan aku ke dalam surga!’ atau aku katakan amal apa yang paling Allah sukai.’ Dia pun terdiam. Lalu aku bertanya lagi, tetapi dia masih terdiam. Kemudian kutanyakan kepadanya kembali untuk yang ketiga kalinya. Lantas dia berkata, ‘Aku telah menanyakan hal itu kepada Rasulullah saw dan beliau menjawab,: "Engkau harus memperbanyak sujud kepada Allah karena setiap kali engkau sujud kepada Allah, pastilah dengannya Allah mengangkatmu satu derajat lebih tinggi sekaligus menghapuskan satu kesalahan (dosa).

๐Ÿ‘‰ Imam Muslim juga meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda: “Apabila anak Adam membacakan Ayat Sajadah, lalu dia bersujud maka syaitan pergi menyendiri sambil menangis dan berkata, ‘Celakalah aku! Dalam riwayat Abu Kuraib menggunakan lafaz "ya waili". Anak Adam diperintahkan bersujud, lalu dia bersujud, dia pun masuk surga. Sedangkan aku diperintahkan bersujud tapi aku menolak, aku pun masuk ke dalam neraka.’

SEDEKAH MENUTUP PINTU-PINTU KEBURUKAN




Nilai Utama Sedekah

✍ Islam sangat menganjurkan kepada seluruh umatnya untuk senantiasa berbagi rizeki dan harta dengan orang lain, terutama kepada fakir miskin, anak yatim, dan siapa pun yang membutuhkan. Berbagi rizeki atau disebut dengan sedekah, sejauh ini dijanjikan akan mendapat banyak pahala di akhirat, juga memiliki banyak manfaat di dunia.

✍ Dalam kitab al-'Ushfuriyah, Syaikh Muhammad bin Abu Bakar menyebutkan tujuh manfaat sedekah yang akan didapatkan oleh pelakunya di dunia. Tujuh manfaat sedekah tersebut sebagai berikut;

๐Ÿ‘‰ Pertama, sedekah sebagai pelindung dari musibah dan keburukan. Seseorang yang bersedekah, maka sedekah tersebut akan melindunginya dari musibah dan menutup datangnya keburukan. Nabi saw bersabda;

ุงู„ุตุฏู‚ุฉ ุชุณُุฏُّ ุณุจุนูŠู† ุจุงุจุง ู…ู† ุงู„ุณูˆุก

“Sedekah menutup 70 pintu keburukan.” (HR. Thabrani).

๐Ÿ‘‰ Kedua, sedekah sebagai obat dan penyembuh dari penyakit. Nabi saw bersabda;

ุฏุงูˆูˆุง ู…ุฑุถุงูƒู… ุจุงู„ุตุฏู‚ุฉ

“Sembuhkanlah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (HR. Al-Dailami).

๐Ÿ‘‰ Ketiga, sedekah sebagai penjaga harta dari kerusakan. Nabi saw bersabda;

ูˆุญุตู†ูˆุง ุฃู…ูˆุงู„ูƒู… ุจุงู„ุฒูƒุงุฉ ูˆููŠ ุฑูˆุงูŠุฉ ุจุงู„ุตุฏู‚ุฉ

“Bentengilah harta kalian dengan (mengeluarkan) zakat. Dalam riwatat lain, dengan sedekah.” (HR. Al-Dailami).

๐Ÿ‘‰ Keempat, sedekah bisa memadamkan murka Allah. Nabi saw bersabda;

ุงู„ุตุฏู‚ุฉ ุชุทูุฆ ุบุถุจ ุงู„ุฑุจ ูˆุชุฏูุน ู…ูŠุชุฉ ุงู„ุณูˆุก

“Sesungguhnya sedekah itu memadamkan murka Allah dan menolak mati jelek (su'ul khatimah).” (HR. Tirmidzi).

๐Ÿ‘‰ Kelima, sedekah bisa mempererat cinta persaudaraan. Nabi saw bersabda;

ุงู„ุตุฏู‚ุฉ ู‡ุฏูŠุฉ ุชู‡ุงุฏูˆุง ุชุญุงุจูˆุง

“Sedekah adalah hadiah, saling beri hadiah kalian, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Baihaqi).

๐Ÿ‘‰ Keenam, sedekah mampu melunakkan hati yang keras. Dalam sebuah riwayat disebutkan;

ู…ู† ูˆุฌุฏ ููŠ ู‚ู„ุจู‡ ู‚ุณุงูˆุฉ ูู„ูŠู†ุดุฑ ุงู„ุตุฏู‚ุฉ

“Barangsiapa hatinya keras, maka hendaklah dengan mengeluarkan sedekah” 

๐Ÿ‘‰ Ketujuh, sedekah bisa menambah umur. Dalam sebuah riwayat disebutkan;

ุงู„ุตุฏู‚ุฉ ุชุฑุฏ ุงู„ุจู„ุงุก ูˆุชุฒูŠุฏ ููŠ ุงู„ุนู…ุฑ

“Sedekah dapat menghilangkan bala’ dan menambah umur.”

KALIMAT YANG DICINTAI ALLAH



Empat Kalimat yang Dicintai Allah

๐Ÿ‘‰ Manusia dianugerahi mulut oleh Allah swt untuk melafalkan segala kebaikan. Namun tidak semua manusia mampu mempergunakannya sebagaimana mestinya. Masih banyak di antara kita yang justru membuat mulut menjadi sumber dosa. Padahal semestinya kita harus senantiasa mengucapkan kalimat-kalimat kebaikan agar di akhirat kelak anggota tubuh yang satu ini dapat menolong kita dari panasnya api neraka. Kalimat kebaikan ini dapat berupa berdzikir kepada Allah swt.

✍ Ternyata ada kalimat yang mudah diucapkan namun dapat membuat pelakunya dicintai oleh Allah swt berdasarkan. Lantas apa sajakah kalimat kebaikan yang dimaksud tersebut ? Inilah Sabda Rasulullah saw: Dari Samuroh bin Jundub, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Ada empat ucapan yang paling disukai oleh Allah: (1) Subhanallah, (2) Alhamdulillah, (3) Laa ilaaha illallah, dan (4) Allahu Akbar. Tidak berdosa bagimu dengan mana saja kamu memulai” (HR. Muslim no. 2137).

๐Ÿ‘‰ 1. Lafazh Subhannah Kalimat pertama yang membuat manusia dicintai oleh Allah ialah dengan mengucapkan Subhanallah. Subhanallah sendiri memiliki arti kita mensucikan Allah swt. Dia adalah satu-satunya Dzat yang harus disucikan. Allah-lah yang Maha Penolong dan Maha Pemberi apa yang dibutuhkan oleh umat-Nya. Maka dari itu, wajib bagi kita untuk menjadikan Allah sebagai satu-satunya dalam segala aspek kehidupan.

๐Ÿ‘‰ 2. Lafazh Alhamdulillah Kalimat selanjutnya yang ternyata membuat Allah mencintai orang yang mengucapkannya yaitu lafazh Alhamdulillah. Alhamdulillah sendiri diartikan segala puji bagi Allah. Dalam kalimat tersebut kita memuji Allah swt yang menjadi tempat untuk meminta serta memohon ampunan.  Tidak hanya itu, kalimat Alhamdulillah juga diartikan sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang telah dikaruniakan oleh Allah swt yang tiada putusnya selama manusia hidup di dunia maupun di akhirat nantinya.

๐Ÿ‘‰ 3. La Ilaaha Illallah 
La illaha illallah memiliki arti yakni tiada tuhan selain Allah. Ketika kita mengucapkannya berarti kita meyakini bahwasanya hanya Allah lah satu-satunya tuhan yang wajib disembah oleh seluruh umat. Allah swt adalah sang pencipta seluruh alam semesta dan yang mengatur kehidupan baik di dunia dan di akhirat kelak.  Tidak ada satu hal pun yang terlewatkan dari pandangan Allah. Maka dari itu, kita tidak boleh menyekutukan-Nya dengan hal-hal seperti berhala, patung, dukun dan masih banyak lagi bentuk kemusyirikan di muka bumi.

๐Ÿ‘‰ 4. Lafazh Allahu Akbar Kalimat terakhir yang membuat Allah mencintai umat-Nya ialah kalimat Allahu Akbar. Kalimat ini berarti Allah Maha Besar. Ketika mengucapkan ini berarti kita meyakini bahwa Allah swt adalah penguasa langit dan bumi. Maka Allah tidak membutuhkan makhluk lain untuk menjadi sekutu-Nya. Hal ini yang harus kita percayai agar menjadikan-Nya sebagai satu-satunya tempat untuk bernaung dan memohon pertolongan serta jalan untuk menuju surga-Nya di akhirat kelak.

✍ Demikianlah kalimat-kalimat yang membuat Allah swt mencintai orang yang membacanya. Bukanlah sebuah perkara yang sulit untuk melafalkan keempat kalimat di atas dalam keadaan sehari-hari. Maka dari itu, biasakanlah diri untuk senantiasa mengucapkan kalimat kebaikan agar Allah senantiasa mencintai kita. 

Friday, May 15, 2020

4 Amalan yang Mendatangkan Rezeki!



SIAPA yang tahu datang rezeki hari ini? Hanya Allah yang mengetahui. Hanya orang orang yang berniat untuk memperbaiki diri dan beristiqomah di jalanNya yang pasti dipermudah dalam mendapatkan rezeki yang halal.

Namun untuk mengundang datangnya rezeki, ada banyak amal ibadah yang dilakukan. Khususnya saat memulai aktifitas di pagi hari, ada empat amalan untuk memperlancar datangnya rezeki.

1
1. Melaksanakan Shalat Tahajud

Waktu yang paling utama melaksanakan shalat tahajud adalah dengan melakukan pada sepertiga malam. Rasulullah bersabda;

“Ketika kalian tidur, setan membuat tiga ikatan di tengkuk kalian. Di setiap ikatan setan akan mengatakan ‘malam masih panjang, tidurlah!’ Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan, kemudian jika ia berwudhu, lepas lagi ikatan berikutnya. Selanjutnya jika ia mengerjakan shalat, lepaslah ikatan yang terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, jiwanya jadi kotor dan malas,” (HR Bukhari).

Jika kita bangun dan melaksanakan shalat tahajud, maka akan berpengaruh pada peningkatan motivasi kerja.

2
2. Membaca doa Pagi Hari

3
3. Bersedekah di Pagi Hari

Sedekah sebenarnya bisa dilakukan dalam waktu apapun, namun akan lebih baik jika dilakukan pada pagi hari. Ini karena setiap malaikat akan mendoakan orang yang bersedekah pada pagi hari. Rasulullah bersabda;

“Tidaklah berlalu pagi di setiap hari kecuali ada dua malaikat yang turun dan berdoa “ Ya Allah berikanlah ganti pada yang berinfak” Sedangkan malaikat yang satunya berdoa “ Ya Allah berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan berinfak,” (HR Bukhari dan Muslim).

4
4. Melaksanakan Shalat Dhuha

Apa istimewanya melaksanakan shalat Dhuha? Rasulullah bersabda;

“Engkau membersihkan dahak yang ada dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah. Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu) maka dua rakaat dhuha sudah mencukupimu,” (HR Abu Dawud).

Shalat Dhuha dua rakaat, maka setara dengan bersedekah 360 kali yang merupakan hak dari persendian yang kita miliki. Sedangkan apabila kita melaksanakan shalat dhuha empat rakaat maka Allah akan menjamin atas rezeki kita.

Sumber (islampos.com)